Anggota DPRD Sulsel Adakan Diskusi, Forum Mendesak Pemkab Luwu Bentuk Dinas PSDA

  • Whatsapp

LUWU. Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Fadriaty Asmaun ST, MM adakan diskusi yang mengangkat tema Restrukturisasi Kelembagaan Perangkat Daerah untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Diskusi itu berlangsung disalah satu Warkop yang ada di Belopa, sekira pukul 16.00 Wita. Rabu, 1 Juli 2020. Dalam diskusi ini ada harapan yang sifatnya cukup mendesak untuk kembali membentuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) di Kabupaten Luwu.

Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua DPRD Luwu Zulkifli, ST, M.Si, memberikan apresiasi atas masukan dari LSM dan insan pers, yang mengharapkan agar dilakukan perombakan OPD untuk meningkatkan pelayanan publik.

” Saya kira dalam forum ini semuanya sepakat untuk menghadirkan dinas PSDA kembali. Ini masukan berharga buat kami dan akan kami tindak lanjuti di DPRD Luwu, ” Ungkap Zulkifli.

Sementara itu mantan Anggota DPRD Luwu, Muhlis Kararo, mengatakan, hilangnya Dinas PSDA Kabupaten Luwu pada tahun 2016 lalu, dikarenakan adanya dugaan terjadi kelalaian oleh OPD terkait, dalam melakukan skoring menyikapi PP 18, sehingga dinas PSDA Luwu tidak memenuhi skor dan akhirnya harus dihapuskan.

” Hari ini di dalam forum yang cukup bagus ini semuanya sepakat untuk menghadirkan kembali dinas PSDA Luwu. Semoga ini menjadi masukan bagi pihak eksekutif Kabupaten Luwu untuk segera mengusulkan revisi Perda OPD. Ini juga bisa ditindaklanjuti oleh lembaga DPRD Luwu melalui hak inisiatif DPRD Luwu, ” Kata Mahlis Kararo

Turut hadir pula anggota DPRD Luwu dari Fraksi PAN Wahyu Napeng, Fraksi PDI Perjuangan Ridwan Bakokang dan Erwin Barabba, serta sejumlah perwakilan anggota LSM, Insan Pers. Kepala Desa dan OPD terkait

Fadriaty Wakil Rakyat dari Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Sulsel menuturkan, kehadiran OPD tidak lain untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, dan mendorong kemajuan pembangunan di daerah.

” Idealnya struktur kelembagaan daerah tidak perlu gemuk, melainkan cukup menerapkan prinsip miskin struktur namun kaya fungsi. Kami di provinsi juga sudah melakukan restrukturisasi OPD untuk tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel 2019 lalu. Semoga di Kabupaten Luwu juga dapat merevisi Perda OPD-nya, menyesuaikan kebutuhan masyarakat seiring perkembangan hari ini dan dimasa yang akan datang,” Kata Fadriaty yang akrab disapa Enceng. (Abdi/Awi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *