Aris Munandar Anggota DPRD Palopo Minta Maaf Kepada Media

  • Whatsapp

PALOPO–Sejumlah Insan Pers, pelaku media di Kota Palopo berupaya mengklarifikasi terkait statmen Aris Munandar anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Palopo beberapa hari lalu yang diungkapkan melalui media online (daring) saat berada di Denpasar Bali melakukan study banding.

Aris Munandar yang dihubungi untuk klarifikasi terkait statmen tersebut, memohon maaf atas ucapannya. Menurutnya tidak ada niat untuk mendiskridiktan media yang ada di Palopo.

“Walaikum salam wr wb. Tabe. Perlu sy klarifikasi terkait hasil konsultasi kami yg ke Denpasar terkait dengan sistem kerjasama pemerintah daerah dengan media cetak, online dan TV lokal…
Tidak ada maksud sedikitpun mau mendiskridiktan media yg ad di kota palopo,”tulis Aris Munandar anggota DPRD Palopo via pesan whatshapp saat di konfirmasi media ini, sekira pukul 16.09 Wita. Selasa,20 Oktober 2020.

” sy juga sampaikan permohonan maaf kalau terkait ucapan ku ad yg tdk berkenan di teman2 wartawan …krn tdk ad statement utuh ku katakan seperti itu dan tdk ada juga guna nya sy pribadi mau diskreditkan media, apa untung nya buat saya ? Tdk ada. Jdi Tabe maraja..sy mohon maaf,” tambahnya.

Sebelumnya Aris Muandar Anggota Komisi I DPRD Kota Palopo ini mengungkapkan, bahwa peran media tidak kritis lagi terhadap kebijakan pemerintah.

Menurut Aris Munandar, Kerja sama antara media dan pemerintah kota (Pemkot) dinilai sebagai penyebab tumpulnya peran kontrol dari media.

“Media masih kurang kritis terhadap kebijakan pemkot. Mereka tidak berani mengkritik karena masih ada kerja sama dengan pemerintah,” kata Aris Munandar saat melakukan studi banding ke Pemkot Denpasar, Bali, pada hari Jumat (16/10/2020) lalu kepada salah satu media online.

(Awi/Dedy Ariyanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *