Bekerjasama Poltekes dan KKP, Rutan Makassar Vaksinasi 800 Tahanan

  • Whatsapp
(Warga binaan Rutan Kelas I Makassar saat mengikuti penyuntikan vaksinasi yang dilakukan oleh Tim Medis. Sabtu, 28/08/2021. Foto : Humas Rutan Kelas I Makassar)

MAKASSAR — Rumah tahanan (Rutan) Kelas I Makssar yang bekerjasama Poltekkes Makassar dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar mengadakan vaksinasi dengan menghadirkan Tim Vaksinator sebanyak 70 orang termasuk petugas medis Rutan dan Lapas Makassar.

Dari rilis yang diterima oleh redaksi, via email, Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi, Sabtu (28/8/21) mengatakan, sebanyak 800 tahanan Rutan akan mengikuti vaksin Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Sampai pukul 13.00 wita sudah sebanyak 695 orang Tahanan yang divaksin,” Kata Sulistyadi.

Menurut Sulis, Rutan Makassar saat ini dihuni oleh 1620 dengan rincian 1098 orang tahanan dan 522 Narapidana.

Dari data tersebut, lanjut Sulis Sebanyak  362 orang tahanan telah tuntas menjalani vaksinasi tahap I dan II kerjasama Rutan dengan Dinas Kesehatan kota Makassar.

”Jika hari ini tahanan yang di vaksin sejumlah 800 orang maka total tahanan dan napi yang sudah  divaksin 1162 orang. Sudah sekitar 72 persen,” kata Sulistiadi.

Kakanwil kemenkumham Harun Sulianto mengapresiasi kegiatan vaksinasi dan berbagai kegiatan pencegahan covid di Rutan Makassar. Menurut Harun pihaknya selalu memonitor Lapas dan Rutan agar optimal untuk lakukan pencegahan Covid-19.

”Jika hari ini di rutan makassar divaksin 700 orang saja maka sudah 7499 tahanan dan Napi di Sulsel yang divaksin. Berarti sudah 71 persen dari jumlah 10526 orang,” Kata Kakanwil Harun

Selain vaksinasi Sulistyadi juga mengatakan, Rutan Makassar juga melakukan pembagian multivitamin dan masker untuk napi, tahanan dan petugas. Juga ada pemeriksaan rutin dari dokter dan paramedis langsung ke blok hunian, memberikan kesempatan olah raga secara bergantian, serta melakukan penyuluhan agama agar tahanan dan napi bathinnya tenang.

Selain itu juga, kata Sulis, pihaknya melakukan prokes ketat, seperti mencuci tangan dengan sabun, cegah kerumunan dan jaga jarak. Untuk cegah penularan covid 19 dari tahanan baru, pihaknya selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar tahanan baru yang di pindahkan ke Rutan dalam keadaan bebas covid. Sedangkan bagi petugas Rutan yang kondisi kesehatannnya tidak prima  bekerja dari rumah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *