Cegah Covid-19,Usai Ibadah Idul Fitri Warga Muslim Silaturahmi Secara Virtual

  • Whatsapp
Ilustrasi.Silaturahmi Usai Ibadah Hari Raya Idul Fitri 2021 Via online,dengan Apk Video Call.

GOWA — Pemberlakuan penyekatan dan larangan mudik oleh pemerintah,warga muslim yang berada dirantau lakukan silaturahmi bersama keluarga secara virtual dengan memanfaatkan aplikasi Video Call, untuk melepaskan kerinduan,serta memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021 M.

Melalaui sambungan telepon genggam (Handphone) kepada celebetimes.id,Andi Adzis warga asal Kabupaten Gowa,Sulsel,sekira pukul 23.00 Wita.Sabtu malam (15/05/2021) yang saat ini sedang berada di Mamuju,Sulawesi Barat,mengatakan,baru kali ini tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya,yang dikarenakan, pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik,dengan mendirikan pos-pos penyekatan,serta pemeriksaan administrasi kepada setiap warga yang akan melintas.

Bacaan Lainnya

“Tahun lalu 2020 saya masih bersama keluarga merayakan hari raya Idul Fitri di Gowa,tapi untuk tahun ini saya melepas rindu dan memberikan ucapan selamat Hari Raya dan meminta maaf kepada keluarga dikampung secara virtual dengan menggunakan aplikasi video call,” katanya

“Saya tidak mudik,karena mematuhi aturan larangan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,dimana setiap batas kabupaten/kota,ada pos penyekatan yang dijaga ketat dan di pantau oleh petugas gabungan.Dari informasi yang saya tahu,semua dilakukan demi pencegahan penyebaran wabah Covid-19,” tambahnya

Andi Adzis berharap,agar wabah Covid-19 dapat segera berlalu dari Indonesia, khususnya di Sulsel,sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,serta dapat kembali berkumpul dengan keluarga kapan saja,dengan nyaman tanpa dihantui perasaan takut akan penularan penyakit.

“Tentu semua berharap,seperti dengan apa yang saya fikirkan,dapat berkumpul dengan keluarga,tanpa dihantui perasaan takut akan penularan wabah Covid-19.Tidak seperti saat ini,aktivitas yang serba terbatas,bahkan kondisi keuangan juga ikut terganggu,” tutur Adzis.

Seperti diketahui secara bersama pembatasan aktivitas sosial,dampak dari Covid-19 berlaku sejak Februari 2020 lalu hingga saat ini Mei 2021,dimana dikabarkan telah ribuan orang meninggal dunia yang disebabkan oleh penularan dari penyakit ini.

“Kita berharap semoga pemerintah dapat segera menemukan solusi yang terbaik untuk mengatasi penyebaran wabah Covid-19 ini,dan rakyat Indonesia dapat kembali beraktivitas seperti biasa,seperti sebelum wabah Covid-19 melanda Indonesia,” tutup Andi Adzis.

Penulis : Anto | Editor : Dedy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *