Curi Uang Dalam Panci 20 Juta, Terduga Pelaku di Tangkap Polisi di Bantaeng

  • Whatsapp

PALOPO.Celebestimes.id — Unit Resmob Satreskrim Polres Palopo bersama Polres Bantaeng yang diback up oleh TMC Polda Sulsel, menangkap Anto (21) terduga pelaku pencurian uang tunai 20 juta yang disimpan oleh korban dalam sebauh panci dikamarnya. Jumat (29/6/2020).

Terduga pelaku ini diketahui berasal dari Kabupaten Bantaeng yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang batu. Dia ditangkap oleh polisi atas laporan korban bernama Muhammad Herman.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, di hari Senin 13 April 2020 yang lalu, korban menyimpan uang sebanyak 32 juta disebuah panci didalam kamarnya. Korban baru mengetahui sebagian uang yang disimpannya hanya tersisa 12 juta saat akan membayar beras dan telur di salah satu toko yang ada di Kota Palopo.

“ Korban baru mengetahui kalau uang yang disimpannya tersisa 12 juta, saat akan membayar beras dan terlur di salah satu toko di Palopo. Dengan kejadian itu korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke SPKT Polres Palopo,’’ ujar AKP. Ardy Yusuf Kasat Reskrim Polres Palopo. Selasa kemarin, 02/06/2020.

“ Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar 20 Juta,” tambahnya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Tim Resmob Satreskrim Polres Palopo langsung melakukan penyelidikan di Tempat Kajadian Peristiwa (TKP), yang kemudian mendapatkan pentujuk.

Dalam penyelidikan polisi, Tim Resmob Polres Palopo bersama Personil Polres Bantaeng yang di Back Up TMC Polda Sulsel mengejar terduga pelaku dan berhasil menangkapnya.

“Bersama Resmob Polres Banteng, dan di Back Up oleh TMC Polda Sulsel, terduga pelaku berhasil kami tangkap ditempat pelariannya,” ungkap AKP. Ardy Yusuf Kasat Reskrim Polres Palopo.

Saat dilakukan interogasi, dihadapan polisi terduga pelaku menuturkan, melancarkan aksinya dengan mengendap masuk ke kamar korban, dan membawa kabur uang didalam tas, yang disembunyikan di dalam panci oleh korban.

“Terduga pelaku mengakui perbuatannya, uang tersebut digunakan untuk membeli Handphone dan menebus motor yang digadainya, kemudian sebagian lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya,” terang Ardy Yusuf.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku Anto (21) meringkuk dibalik jeruji besi Mapolres Palopo untuk proses hukum selanjutnya. (Awi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *