Mengenang 1 Tahun Banjir Bandan di Luwu Utara, 4 Komunitas Berkurban Daging Kambing

  • Whatsapp

LUWU UTARA–Tahun ini 2021 tepat di Bulan Juli genap setahun peristiwa banjir bandang yang di Kabupaten Luwu Utara, yang berdampak di beberapa wilayah dikecamatan di sekitarnya. Dengan adanya peristiwa pilu setahun lalu tepatnya pada 13 Juli 2020, maka sejak itu pula Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara terus menerus tanpa jedah melakukan pembenahan, meski sisa banjir bandang yang dahsyat itu masih dapat kita lihat dalam wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Tentu tidak dapat di pungkiri jika warga Luwu Utara yang menjadi korban serta terdampak dari peristiwa pilu itu, yang hingga saat ini, pastinya masih sangat membekas dalam hati dan fikiran mereka.

Berangkat dari peristiwa tersebut, sekira pukul 10.30 Wita, Rabu, 21 Juli 2021 komunitas yang tergabung dalam Boldriders Sawerigading Zona Masamba kembali melakukan Bakti Sosial (Baksos) yang berkolaborasi bersama Komunitas Idonesia Timur 2021, dimana kegiatan kemanusiaan ini, adalah yang kedua kalinya dilakukan.

Tentunya, kegiatan baksos ini bertujuan, berbagi suka cita kepada warga yang menjadi korban dan dampak dari banjir bandang tersebut, agar mereka merasakan kebahagiaan, juga merasa tidak sendiri, banyak pihak yang peduli kepada keadaan mereka.

Bertepatan di Hari Raya Iduladha di tahun 2021 ini, Komunitas Luwu Utara Max Ownners atau Lutramo bersama Djaskoe Masamba lakukan penyembelihan hewan ternak (kurban) 2 ekor kambing, yang dilakukan di Masjid Al Amin Dusun Petambua Desa Radda, wilayah yang paling terdampak dari peristiwa banjir bandang.

Demi mematuhi anjuran pemerintah tentang peraturan protokol kesehatan (Prokes) dan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19, usai dilakukan penyembelihan hewan kurban 2 Ekor Kambing, personel dari Kolaborasi komunitas ini, kemudian membagikan dagingnya dengan mengantarkan ke rumah-rumah warga.

Paimin Ponijan yang akrab disapa Om Pres, dan juga merupakan pengusaha madu dan Ketua Umum dari Lutramo, dalam keterangannya mengatakan, kegiatan sosial kemanusiaan ini, sangat-sangat bermanfaat, karena setidaknya dapat melihat dan merasakan bagaimana kesedihan warga yang menjadi korban

”Pada kegiatan ini ada banyak hikmah dan pelajaran yang dapat kita lihat secara langsung, sungguh sangat bermanfaat karena komunitas inu mampu menunjukkan jiwa kepeduliannya terhadap situasi dan kondisi dengan lingkungan disekitarnya, berbagi sambil merasakan kesulitan orang-orang yang ada disekiling kita” kata Om Pres.

Sementara itu, dilokasi bencana banjir bandang lain, di wilayah Pontaden yang juga merupakan salah satu titik lokasi bencana Banjir Bandang, Komunitas YNVC Masamba dan Riderhood Masamba juga melakukan hal yang sama, menyembelih hewan kurban 2 ekor kambing dan juga dibagikan ke warga-warga setempat.

Setelah di sembelih, daging kurban 2 ekor kambing tersebut, diantarkan ke rumah-rumah warga setempat, dengan membagi dua Tim, ada yang tetap gunakan sepeda motor dan juga ada yang berjalan kaki.

Tidak mau ketinggalan 3 komunitas yang tegabung dalam Boldroders Sawerigading di Kota Belopa Kabupaten Luwu, seoerti, YVCI Belopa, TOC Belopa dan MXRC Belopa, juga ikut dalam kolaborasi ini, dan juga masing-masing komunitas menyembelih 1 ekor kambing, yang juga dibagikan ke masyarakat sekitar sekitar lingkungan komunitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *