Palopo Zona Merah, Bhabinkamtibmas Bersama Tiga Pilar Gencar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

  • Whatsapp
(Tiga pilar Kelurahan Batupasi bersama Camat Wara Utara Ramli, saat akan melakukan penyemprotan Desinfektan di Mesjid Agung Luwu Palopo, sekira pukul 09.00 Wita. Senin, 02/08/2021.)

PALOPO–Tiga pilar Kelurahan Batupasi, TNI dan Polri bersama Camat Wara Utara, yang juga di dampingi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Wara Utara Aiptu Deprianto lakukan penyemprotan disinfektan di Mesjid Agung Luwu Palopo, sekira pukul 09.00 Wita. Senin, 02/08/2021.

(Aiptu Deprianto saat melakukan penyemprotan disinfektan dalam Masjid Agung Luwu Palopo.sekira pukul 09.00 Wita. Senin, 02/08/2021.)

Aiptu Deprianto saat dikonfirmasi melaui pesan singkat whatsapp, mengatakan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

” Ada dua tempat titik lokasi berbeda hari ini (Senin, 02/08/2021) kita lakukan penyemprotan disinfektan, yang pertama di Masjid Agung Luwu Palopo sekira pukul 09.00 Wita pagi tadi,” katanya.

” Kemudian pada pukul 10.00 Wita, penyemprotan disinfektan di lanjutkan di Gereja Katolik Santo Mikael Jalan Kartini Kelurahan Batupasi. Tentunya ini semua dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, di Kota Palopo, terkhususnya di wilayah Kelurahan Batupasi Wara Utara,” tambahnya.

Gencarnya dilakukan penyemprotan disinfektan disejumlah fasilitas umum dalam wilayah Kota Palopo seiring dengan meningkatkannya angka warga yang terpapar wabah covid-19, dimana saat ini Palopo masuk dalam kategori zona merah.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Palopo, dr. Ishak Iskandar yang dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp, memberikan data hasil pendataan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, terkait dengan angka warga yang telah terpapar Covid-19.

” Berdasarkan dari data Dinkes Palopo, warga yang positif terpapar Covid-19 jumlah 1865 +5, sembuh 1597 atau 85.63 %, kemudian kasus aktif 189 atau 10.13%, dan yang meninggal dunia 79 + 3 atau 4.24%,” beber dr. Ishak Iskandar.

Berikut gambar grafiknya di bawah ini :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *