Reskrim Polsek Wara Utara Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan

  • Whatsapp

PALOPO–Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wara Utara (Waru) lakukan penangkapan terhadap terduga pelaku penganiayaan sekira pukul 14.00 Wita, Senin,220/03/2021.

Terduga pelaku diketahui bernama Mansyur (40) yang merupakan warga Kota Palopo, demikian pula korban penganiayaan, Akbar alias Aken (33), berdomisili di Jalan Yos Sudarso, Pontap, Wara Kota Palopo.

Bacaan Lainnya

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, melalui Kasubag Humas AKP Edi Sulistiono membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Setelah menerima laporan warga, personel Reskrim Polsek Wara Utara, lakukan penyelidikan, juga upaya persuasif terhadap pihak keluarga terduga pelaku untuk menyerahkan diri, namun karena tidak di indahkan, sehingga hari ini, Senin 22 Maret 2021 sekira pukul 14.00 Wita di lakukan penangkapan terhadap terduga pelaku,” teranya.

Sebelumnya pada hari Minggu, 14 Maret 2021, sekira pukul 19.00 Wita, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di salah satu pos dekker Jalan Sungai Rongkong, korban Akbar alias Aken (red) meminum minuman keras (miras) jenis ballo (tuak) bersama temanya.

Demikian halnya terduga pelaku Mansur (red) juga meminum minuman yang sama bersama rekannya AR, di salah satu warung ballo.

“Saat, terduga pelaku bersama rekannya sedang minum miras jenis ballo ini di salah satu warung, tiba-tiba Istri rekannya AR (red) datang dan mengeluarkan kata-kata kasar, berhenti minum se**n, p*i, anj**g,” tutur Kasubag Humas menirukan kalimat istri AR.

“Dengan kata-kata tersebut, terduga pelaku Mansyur agak tersinggung, dan mengira kalau terduga korban Akbar, yang menyuruh istri AR, datang untuk memarahi suaminya,”tambahnya

“Karena tersinggung, terduga pelaku Mansyur mendatangi korban Akbar alias Aken ini di Pos dekker, dan menyuruh korban untuk pulang, namun saat itu korban tidak mau pulang, disitulllah, terduga pelaku Mansur memukul korban. setelah pemukulan itu terduga pelaku langsung lari,” terang Kasubag Humas Polres Palopo AKP Edi Sulistiono.

Akibat perbuatannya kini terduga pelaku meringkuk dibalik jeruji besi aparat kepolisian, dan dijerat pasal 351 ayat (1) KUH Pidana, dengan ancaman kurungan penjara 2 tahun 8 bulan.

(dedy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *