Soal RUU HIP, DWP FPI Lutim Serukan Penolakan

  • Whatsapp

LUTIM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berinisiatif membahas Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) sebagai pembahasan dalam rapat paripurna, memicu penolakan dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah Front Pembela Islam (FPI) yang baru saja menyerukan agar seluruh masyarakat Indonesia menolak RUU HIP.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, RUU HIP dinilai mengandung komunisme lantaran tidak mencantumkan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme atau Marxisme-Leninisme.

Penolakan keras juga datang dari Pengurus DPW FPI Luwu Timur, Abdul Rauf Dewang. Ia menyebut jika RUU HIP tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia yang selama ini religius dan menjunjung tinggi asas ketuhanan yang Maha Esa.

Ia menilai RUU tersebut mengandung komunisme dan sosio-marxisme.

“Jika keputusan pemerintah yang dinilai ngotot tetap ingin mensahkan RUU HIP tersebut, maka jangan salahkan jika masyarakat Indonesia akan menyambut seruan ulama untuk mempertahankan kedaulatan Negara,” kata Abdul Rauf Dewang, Senin (22/6/2020).(rls/Tiara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *