Pertikaian Antar Remaja di Mancani, Toga dan Tomas Minta Pos Koramil Difungsikan

PALOPO – Oknum kelompok pemuda di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo berulah. Kesepakatan damai yang pernah diikrarkan pun dinodai, aksi tidak terpuji pun kembali mengusik pihak berwajib, bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo ikut turun tangan.

Atas alasan itu, tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (tomas) dari rumpun Uri dan rumpun Batu meminta agar Pos Koramil yang ada di Kelurahan Mancani segera difungsikan.

Bacaan Lainnya

LIHAT JUGA BERITA INI :

“Segera difungsikan Pos Koramil yang sudah ada, agar keamanan masyarakat terjamin,” pinta Toga dan Tomas pada pertemuan¬†FORKOPIMDA Kota Palopo dengan masyarakat Kelurahan Mancani, Selasa (23/6/2020).

Para tokoh ini juga menyinggung soal adanya oknum aparat yang mengajak masyarakat untuk minum-minuman keras, yang dapat memicu pertikaian di masyarakat.

“Ini adalah pertikaian antara dua kelompok pemuda, bukan pertikaian karena ras ataupun suku. Baik rumpun Uri dan rumpun Batu tidak mau mengingkari perjanjian yang sudah ada,” sebut mereka.

Tak hanya itu, para tokoh ini juga meminta agar dibuatkan prasasti perdamaian, sebagai bukti dari tindak lanjut perdamaian antara rumpun Batu dan rumpun Uri.

Walikota Palopo, Drs. H.M Judas Amir, meminta masyarakat untuk hidup damai. Orang nomor satu di Kota Palopo ini juga mengajak masyarakat untuk berpikir rasional dan selalu menjaga perilaku yang baik, sehingga tidak terjadi ketersinggungan di masyarakat dan taat pada aturan pemerintah dan adat istiadat setempat.

” Pertikaian Antar Remaja, 4 Tokoh Mancani Ajukan Usul Ke Forkopimda Palopo “

“Sudah 4 tahun kita damai, apakah ada untungnya kita bertikai seperti ini, lebih baik kita hidup damai bermasyarakat. Kalau¬†ada masalah, orang tua bisa menghubungi aparat setempat, tiga pilar dapat membantu menyelesaikan masalah, bukan dengan bertikai atau saling lempar untuk menyelesaikan masalah,” ujar walikota dua periode ini.

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1403/Sawerigading, Mayor Kav Suparman, mengatakan, permasalahan tersebut sebenarnya sudah selesai, karena sebelumnya sudah pernah ada perjanjian sumpah bersama untuk berdamai.

“Ini bukan permasalahan antara suku, ras maupun agama, tetapi murni kenakalan remaja,” kata Mayor Suparman.

Ia menekankan bahwa pihak Kodim dan Polres akan selalu berkoordinasi mengamankan wilayah Mancani, tetapi perlu untuk mengantisipasi apabila ada pihak yang tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi tersebut.

“Semua yang hadir harus optimis, mampu meredam situasi yang ada sekarang ini secara bersama- sama,” pesannya.

Di tempat yang sama, Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas menegaskan, apabila ada oknum aparat yang mengajak masyarakat ikut minum-minuman keras, agar segera dilaporkan ke Mapolres, baik secara langsung maupun via telpon.

“Apabila ada kejadian keributan segera lapor pihak keamanan yang ada di masyarakat seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat kelurahan,” sebutnya.

Untuk diketahui, pertemuan FORKOPIMDA Kota Palopo dengan masyarakat Kelurahan Mancani, itu terkait kondisi wilayah Kelurahan Mancani. Pasalnya, akhir-akhir ini sering terjadi pertikaian antar kelompok pemuda di halaman SDN 28 Mancani.(Tiara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *