VIDEO : Tolak RUU HIP, Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila Gelar Unjukrasa di DPRD Palopo Sulsel

PALOPO–Massa yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila hari ini melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU HIP.Rabu, 8/7/2020.

Lembaga dan ormas yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila dari berbagai elemen baik Ormas, LSM dan Mahasiswa :

Bacaan Lainnya

LIHAT JUGA BERITA INI :

DPW FPI, IKADI, REMAJA MESJID NURUL FALAH, LSM ASPIRASI, BEM IAIN, BEM UMP, KAMMI Luwu Raya, IPMAL, IMWAL, HMI MPO, IMM, BIKERS SILATURRAHI, BEM FAKULTAS HUKUM UNANDA, HMI cabang Palopo, HIKMAH LUTRA, GAM LUWU RAYA, dan BIKERS SUBUHAN.

Lihat aksi unjukrasa dan dialog hangatnya klik dan tonton video di bawah ini :

Titik kumpul massa aksi di Masjid Agung Luwu-Palopo. Kemudian longmars/pawai ke DPRD KOTA PALOPO.

Adapun tuntutannya sebagai berikut :

1. Dengan tegas menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila(RUU-HIP).

2. Meminta DPR-RI Membatalkan Pembahasan RUU-HIP termasuk rancangan Undang-Undang dengan istilah apapun yang intinya mengutak-atik Ideologi Pancasila.

3. Meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas,menangkap, menyeret, dan memproses hukum aktor intelektual dan lembaga sebagai inisiator pencetus RUU-HIP.

4. Bahwa berdasarkan pada point ke 3 sebagaimana yang dialami oleh para ulama yang sarat dikriminalisasi, maka berdasarkan rasa keadilan sesuai konstitusi maka inisiator RUU-HIP Harga mati proses hukumnya.

5. Bahwa bagi inisiator RUU-HIP adalah perbuatan melawan hukum tentang makar intelektual terhadap Ideologi Negara kesatuan Republik Indonesia, agar segera diusut tuntas demi keadilan berdasarkan sila ke-5 pada pancasila dan pasal 27 UUD NRI 1945.

Ishak Idris selaku ketua Front Pembela Islam (FPI) kota Palopo dalam keterangannya menjelaskan, sebagai warga negara yang cinta NKRI, baik atas nama pribadi maupun sikapnya selaku pemegang komando FPI Kota Palopo, menolak keras RUU-HIP.

“Kami dari FPI mewakili masyarakat indonesia, menolak keras RUU-HIP karena sarat dengan nuansa faham komunis,” tegasnya.Rabu, 8/7/2020.

Aktivist islam ini dengan tegas, menyatakan sikap, bahwa FPI siap berjihad jika RUU-HIP masih dilanjutkan.

“Apabila RUU-HIP ini masih dilanjutkan untuk dibahas, kami dari FPI siap berjihad demi negara dan agama.” tegasnya, yang disambut gema takbir anggotanya.

Sementara itu anggota DPRD Palopo Baharman Supri Komisi I dari Fraksi Partai Golkar merespon aspirasi pengunjukrasa tersebut, dengan menerima berkas tuntutan, yang kemudian akan dikirim melalui faks ke Presiden, Kapolri dan DPR RI.

” Dengan menggunakan kop surat lembaga DPRD Palopo dan ditanda tangani oleh ketua dan anggota, kita akan mengirim aspirasi masyarakat Palopo ke Presiden, Kapolri dan DPR RI,” pungkasnya.

(awi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *