Tuntut Transfaransi Anggaran Covid-19 Sebesar 31 M, PMII Palopo Sambangi Kantor Walikota.

  • Whatsapp

PALOPO – Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Palopo, berunjuk rasa dihalaman kantor Walikota Palopo, menuntut agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo untuk transparan terkait penggunaan anggaran covid-19. Kamis, (09/07/2020).

Aksi tersebut, merupakan aksi lanjutan beberapa pekan lalu yang disuarakannya di Kantor DPRD Kota Palopo.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi hari ini, Kamis 9/07/20 massa pengunjuk rasa membawa alat peraga berupa poster yang bertuliskan Covid-9 bukan ladang bisnis harus jujur dan transparan.

“Kedatangan kami kekantor Walikota ini, agar Pemkot Palopo transparan dalam penggunaan dana anggaran Covid-19 yang ada di Kota Palopo,” teriak Ummul Haira dalam orasinya.

Sementara itu, jendral lapangan Nhato Hisbullah mengatakan, bahwa Walikota Palopo harus transparan dalam penggunaan anggaran yang diperuntukkan penanganan Covid-19 sebesar 31 Miliar.

“Kami menuntut kepada Walikota Palopo mentransfaransikan Anggara Covid-19 serta pengalokasian bantuan kemasyarakat namun hingga hari ini walikota belum ada transparansi kepada masyarakat Kota Palopo,” kata Nhato Hisbullah selaku Jendlap.

Nhato menambahkan, pihaknya meminta agar Walikota Palopo menemui massa pengunjuk rasa, namun Walikota Palopo hingga pukul 17.00 wita tidak kunjung menemui demonstran.

“Sekretaris Daerah pun tidak menemui kami untuk berdialog membahas aspirasi yang kami bawa, dan kami akan terus melakukan aksi hingga sampai ada hasil,” Tegas Nhato.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *