Unjuk Rasa Hingga Malam, Kasat Reskrim Polres Palopo Temui Mahasiswa

  • Whatsapp

Celebestimes.id– Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rongkong Indonesia (HMRI) gelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Polres Palopo, sejak sore tadi sekira pukul 16.30.Wita dan membubarkan diri sekira pukul 22.00 Wita malam. Jumat,23/10/2020.

Dalam tuntutannya, Nirwan Ketua HMRI yang didampingi dua orang demisionernya, Abdul Wahid.S juga Agus Setiawan Darwis, meminta Kapolres Palopo mengusut tuntas meninggalnya Andika (29) warga Mancani,Telluwanua Palopo, saat peristiwa tawuran, antar warga Uri dan Batu, kemarin Kamis,22/10/2020.

Bacaan Lainnya

” Kami minta Kapolres Palopo untuk segera mengungkap meninggalnya Andika, seperti apa kronologinya dan siapa peakunya, biar semuanya terang,” kata Nirwan yang dibenarkan oleh dua demisionernya.

” Sejak sore tadi, kami berada disini berunjuk rasa minta bertemu dengan kapolres, untuk audiens. Selain kasus meninggalnya Andika, kami juga minta kesigapan aparat kepolisian dalam menangani peristiwa tawuran itu, kemudian menciptakan suasana yang aman dan damai, agar warga Palopo tidak merasa takut ketika beraktifitas di malam hari,” tambahnya

Sementara itu, Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas di waktu yang bersamaan, sedang berada di rumah duka (korban) pasca pemakaman siang tadi, yang kemudian lanjut memantau personel yang berjaga-jaga di lokasi kejadian, guna mencegah terjadi aksi-aksi yang dapat memancing situasi yang telah kondusif.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Andi Aris Abukar yang baru saja tiba dari Luwu Timur, dalam rangka penyelidikan, langsung menemui massa aksi, dan berdialog bersama mahasiswa peserta unjuk rasa, memberikan penjelasan bahwa, pihak kepolisian saat ini sudah bergerak mengusut meninggalnya Andika warga Mancani tersebut.

” Saya ini baru tiba dari Luwu Timur melakukan pengejaran terhadap terduga para pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran, kami tidak diam, hanya saja saat masih dalam proses, sehingga kami belum bisa mngeksposenya, demi menjaga segala hal kemungkinan, jangan sampai terduga pelaku melarikan diri, dan itu akan menyulitkan kami,” tutur Kasat Reskrim Polres Palopo.AKP. Andi Aris Abubakar kepada massa aksi.

“Kalau ada data tambahan yang adek-adek mengetahuinya, berikan kepada kami, biar malam ini juga, saya bersama anggota langsung bergerak. Saya harap adek-adek bisa memberikan kami kelonggaran untuk kami fokus bekerja, melakukan penyelidikan terhadap para pelaku,” terang Kasat Reskrim.

Terkait kamtibmas, Kasat Reskrim meminta mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk bersama-sama melibatkan diri, memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar tidak mudah terpancing, juga terprovokasi, yang dapat memincu terjadinya ketersinggungan dan berujung pada aksi tawuran.

Setelah berdialog kurang lebih 15 menit lamanya, antara mahasiswa dan pihak kepolisian, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib, untuk kembali kerumah masing-masing.

Laporan : Yasri
Foto : Awi
Editor : Awi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *