Warga Buat Tanggul Darurat dengan Karung Diisi Pasir

  • Whatsapp

LUWU UTARA – Pasca banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di kabupaten Luwu Utara pada Senin 13 Juli 2020 lalu membuat ribuan rumah warga terendam lumpur.

Untuk mengantisipasi meluapnya air sungai ke pemukiman warga, puluhan warga dibantu oleh relawan membuat tanggul darurat, di Dusun Sape, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya untuk memperlancar aliran air sungai, sehingga air tidak meluap ke permukiman warga,” kata ma’ang, Senin, (03/08/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, tanggul darurat yang mereka buat secara tradisional dengan menggunakan karung diisi dengan pasir. Tanggul tersebut dipasang ruas pinggir sungai, di pinggiran rumah – rumah warga.

“Ini sudah 19 hari kami lakukan, karung yang digunakan ini sebagian di beli oleh warga,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan bahwa sejumlah alat berat dikerahkan melakukan pengerukan, dimana pasca banjir bandang terdapat 2 sungai yang mengalami pendangkalan pasca banjir bandang yakni sungai Masamba dan sungai Radda, dimana saat kondisi hujan deras air sungai meluap ke permukiman warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *